Tugas : mekanisme kerja dan biovabilitas derivat fenotiazin dan derivat dibenzodiazepin


Derivat Fenotiazin

Salah satu derivat dari fenotiazin adalah Klorpromazin (CPZ) adalah 2-klor-N-(dimetil-aminopropil)-fenotiazin. Derivat fenotiazin lain dapat dengan cara substitusi pada tempat 2 dan 10 inti fenotiazin. CPZ (largactill) berefek farmakodinamik sangat luas. Largactill diambil dari kata large action.

Farmakokinetik:

Kebanyakan antipsikosis absorbsi sempurna, sebagian diantaranya mengalamimetabolisme lintas pertama. Biovailabilitas klorpromazin dan tioridazin berkisar antara 25-35%sedangkan haloperidol mencapai 65%. Kebanyakan antipsikosis bersifat larut dalam lemak danterikat kuat dengan protein plasma(92-99%) serta mamiliki volume distribusi besar ( >7 L/kg).Metabolit klorpromazin ditemukan di urin sampai beberapa minggu setelah pemberian obat terakhir.

Mekanisme kerja:

Obat anti psikosis memblokade dopamine pada reseptor pasca sinaptik neurondi otak, prosesnya di sistem limbik dan sistem ekstrapiramidal (dopamine D2 reseptor antagonis). Obat anti psikosis yang baru (misalnya risperidone) di samping berafinitas terhadap dopamine D2 reseptor juga terhadap serotonin.


                   Klorpromazin                                              Fenotiazin



Derivat Dibenzodiasepin

  1. Farmakodinamik : Klordiazepoksid dan diazepam merupakan prototip derivat benzodiazetin  yang digunakan secara meluas sebagai antiasietas.
    Klozapin menunjukkan efek dopaminergik lemah, tetapi dapat mempengaruhi fungsi saraf dopamin pada sistem mesolimbik-mesokortikal otak;yang behubungan dengan fungsi emosional dan mental lebih tinggi, yang berbeda dari dopamin neuron didaerah nigrostriatal (daerah gerak ) dan tuberoinfundibular (daerah neuroedokrin). Klozapin efektif untuk menggontrol gejala- gejala spikosis dan skizofrenia baik yang positif (iritabilitas) maupun yang negatif (social disinterest dan incompetence, personal neatness). Obat ini berguna untuk  pengobatan pasien refrakter dan terganggu berat dalam proses pengobatan. Selain itu, obat ini sangat cocok untuk pasien yang menunjukkan gejala ekstrapiramidal yang berat bila diberikan antispikosis yang lain. Namun karena klozapin memiliki resiko timbul nya agranulositosis yang lebih tinggi dibandingkan antispikosis lain.
  2. Farmakokinetik  : klozapin diabsorpsi secara cepat dan sempurna pada pemberian per oral; kadar puncak plasma tercapai pada kira-kira 1,6 jam setelah peberin obat. Kloapin secara eksentif diikat potein plasma (<95%), obat ini dimetabolisme hampir sempurna sebelum dieksksresi leawat urin dan tinja dengan waktu paru rata- rata 11,6 jam.
Mekanisme kerja   : Mekanisme kerja : mekanisme kerja benzodiazepin merupakan potensiasi inhibisi neoron dengan GABA sebagai mediatornya.





Pertanyaan :
1.  Derivat fenotiazin dan dibenzodiasepin tersedia dalam bentuk sediaan apa saja? 
2. Efek samping dr fenotiazin 
3. apakah obat ini dapat berinteraksi dengan obat lain ?
4. bagaimana mekanisme obat klozapin yang dapat menimbulkan agranulositosis yang lebih tinggi dibandingkan antispikosis lain ?
5. perbedaan dan kelebihan dr kedua derivate obat diatas ?
6. dosis klorpromazin yang aman digunakan ?
7. apakah fenotiazin aman bagi ibu hamil ?



Komentar

  1. Efek samping fenotiazin konvusi dan ansietas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lalu bagaimana dg gejala akan timbulnya efek samping?

      Hapus
    2. pasien akan sering merasakan kecemasan yang berlebihan dan karena obat ini mempengaruhi sistem syaraf, akan timbul gejala kejang-kejang yang tidak dapat dikendalikan

      Hapus
  2. Menurut yg saya baca fenotiazin ini trmasuk golongan obat psikotropik yaitu obat yg bekerja mempengaruhi fungsi psikis dan proses mental nah fenotiazin ini trmasuk pada bagian psikotropik antipsikosis (gangguan mental) . Trimakasih

    BalasHapus
  3. Baiklah debi saya akan mencoba membantu menjawab pertanyaan yg nmr 1. Fenotiazin tersedia dalam bentuk injeksi,tablet, suppositoria, sirup, elixir, dan tablet rilis diperpanjang. Terimakasih

    BalasHapus
  4. Baiklah debi saya akan mencoba membantu menjawab pertanyaan yg nmr 1. Fenotiazin tersedia dalam bentuk injeksi,tablet, suppositoria, sirup, elixir, dan tablet rilis diperpanjang. Terimakasih

    BalasHapus
  5. nmr 7
    sebaiknya mnrt saya didiskusikan dahulu kpd dokter utk konsumsi ibu hamil krn di khawatirkan akan mengganggu dan mmbuat janin yg di kandungnya trganggung

    BalasHapus
    Balasan
    1. yapp benar karena pada dasarnya hampir semua obat tidak aman bagi janin nantinya sehingga tidak boleh mengkonsumsi obat apada masa kehamilan

      Hapus
  6. nmr 6
    mnrt artikel yg saya baca
    Oral: Dosis awal: 10 sampai 25 mg secara oral 3 kali sehari. Total dosis harian harus ditingkatkan di 20 sampai 50 mg setiap kenaikan 3 atau 4 hari sampai gejala dikendalikan. Beberapa pasien memerlukan dosis yang lebih tinggi (misalnya, 800 mg sehari tidak jarang pada pasien penyakit jiwa).

    BalasHapus
    Balasan
    1. sedikit menambahkan jawaban no.6.
      Anak

      Oral : 0,5-1 mg/kg/dosis setiap 4-6 jam; Anak yang lebih tua mungkin membutuhkan 200 mg/hari atau lebih besar;
      im, iv: 0,5-1 mg/kg/dosis setiap 6-8 jam,
      < 5 tahun (22,7 kg): maksimum 75 mg/hari

      Dewasa :

      Oral : 30-2000 mg/hari dibagi dalam 1-4 dosis, mulai dengan dosis rendah, kemudian sesuaikan dengan kebutuhan.
      Dosis lazim : 400-600 mg/hari,
      beberapa pasien membutuhkan 1-2 g/hari. im.,iv.: awal: 25 mg, dapt diulang 25-50 mg , dalam 1-4 jam, naikkan bertahap sampai maksimum 400 mg/dosis setiap 4-6 jam sampai pasien terkendali;
      Dosis lazim : 300-800 mg/hari.
      Cegukan tidak terkendali : Oral, im.: 25-50 mg sehari 3-4 kali.

      Hapus
  7. nmr 2
    mual dan muntah pada sakit terminal (setelah gagal dengan obat lain atau tak ada obat lain).

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan menambah jawaban no 2
      efek samping yang ditimbulkan meliputi rasa kantuk dan pusing yang sering muncul pada dosis lazim.

      Hapus
  8. Saya ingin menjawab pertanyaan nomor 2. Salah satu obat di golongan fenotiazin yaitu chlopromazin. Efek sampingnya yaitu CPZ menghambat ovulasi dan menstruasi. CPZ juga menghambat sekresi ACTH. Efek terhadap sistem endrokin ini terjadi berdasarkan efeknya terhadap hipotalamus. Semua fenotiazin, kecual klozapin enimbulkan hiperprolaktinea lewat penghambatan efek sentral dopamin.batas keamanan CPZ cukup lebar, sehingga obat ini cukup aman. Efek samping umumnyamerupaan perluasan efek farmakodinamiknya. Gejala idiosinkrasi mungkin timbul,berupa ikterus, dermatitis dan leukopenia. Reaksi ini disertai eosinofilia dalam darah perifer.

    BalasHapus
  9. assalamualaikum saya akan menjawab pertanyaan dosis obat Oral: Dosis awal: 10 sampai 25 mg secara oral 3 kali sehari. Total dosis harian harus ditingkatkan di 20 sampai 50 mg setiap kenaikan 3 atau 4 hari sampai gejala dikendalikan. Beberapa pasien memerlukan dosis yang lebih tinggi (misalnya, 800 mg sehari tidak jarang pada pasien penyakit jiwa).

    BalasHapus
  10. No. 7, dari yang saya dapatkan Fenotiazin cukup aman digunakan pada ibu hamil, dimana obat ini sering digunakan sebagai obat mual untuk ibu hamil pada trimester pertama. Tetapi sebaiknya pemakaiannya perlu dikonsultasikan terlabih dahulu ke tenaga medis

    BalasHapus
    Balasan
    1. menambahkan paparan dari nadya fenotiazin merupakan neuroleptik kuat, digunakan untuk mengatasi mual dan muntah, skizofrenia, mania akut, serta penatalaksanaan ansietas.
      Risiko pada janin : Pada trimester pertama dilaporkan adanya defekkongenital akibat penggunaan berulang walaupun dalam dosis rendah, tetapi dosis rendah tunggal atau sekali-sekali dianggap aman, gejala ekstrapiramidal pada neonatus, letargi dan tremor, skor APGAR rendah, hipereksitabilitas paradoksal.

      Hapus
  11. Saya akan menjawab pertanyaan nomor 4.
    Menurut buku yang saya baca, klozapin dapat menimbulkan agranulositosis karena obat tsb dapat menurunkan produksi granulosit shg pertahanan tubuh akan menurun.

    BalasHapus
  12. 6. salah satunya digunakan untuk pengobatan Skizofrenia /psikosis :
    Anak
    Oral : 0,5-1 mg/kg/dosis setiap 4-6 jam; Anak yang lebih tua mungkin membutuhkan 200 mg/hari atau lebih besar;
    im, iv: 0,5-1 mg/kg/dosis setiap 6-8 jam,
    < 5 tahun (22,7 kg): maksimum 75 mg/hari

    Dewasa :

    Oral : 30-2000 mg/hari dibagi dalam 1-4 dosis, mulai dengan dosis rendah, kemudian sesuaikan dengan kebutuhan.
    Dosis lazim : 400-600 mg/hari,
    beberapa pasien membutuhkan 1-2 g/hari. im.,iv.: awal: 25 mg, dapt diulang 25-50 mg , dalam 1-4 jam, naikkan bertahap sampai maksimum 400 mg/dosis setiap 4-6 jam sampai pasien terkendali;
    Dosis lazim : 300-800 mg/hari.
    Cegukan tidak terkendali : Oral, im.: 25-50 mg sehari 3-4 kali.

    BalasHapus
  13. Dosis penggunaan chlorpromazine yang dibutuhkan tiap pasien bisa berbeda-beda. Penentuannya berdasarkan pada jenis kondisi yang ditangani, usia pasien, respons tubuh pasien terhadap obat. Tabel berikut ini akan menjelaskan dosis chlorpromazine yang umumnya dianjurkan untuk pasien dewasa.

    Jenis Kondisi Dosis (miligram) per hari
    Gangguan mental (skizofrenia, gangguan psikosis, perilaku agresif, dan kecemasan) 75 (dosis awal)300-1.000 (dosis selanjutnya)
    Cegukan yang tidak kunjung berhenti 75-200
    Mual dan muntah pada penyakit yang serius 40-150
    Dosis di atas ada yang diminum sekali atau dibagi menjadi beberapa dosis dalam sehari. Khusus untuk pasien anak-anak, berat badan juga termasuk faktor yang akan dipertimbangkan oleh dokter dalam menentukan dosis.

    BalasHapus
  14. Oral: Dosis awal: 10 sampai 25 mg secara oral 3 kali sehari. Total dosis harian harus ditingkatkan di 20 sampai 50 mg setiap kenaikan 3 atau 4 hari sampai gejala dikendalikan. Beberapa pasien memerlukan dosis yang lebih tinggi (misalnya, 800 mg sehari tidak jarang pada pasien penyakit jiwa)

    BalasHapus
  15. untuk jawaban nomer 1, Beberapa fenotiazin tersedia dalam bentuk suposituria yang dapat bermanfaat bagi pasien yang mengalami muntah terus menerus atau mual berat. Proklorperazin juga tersedia dalam bentuk tablet bukal yang diletakkan diantara bibir atas dan gusi.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer